Loading...
Teguh Sucianto

3 Cara Mudah Memilih Sekolah Yang Baik

30 Mar 2017 22:00. Oleh Teguh Sucianto

Salam sejahtera untuk TemanKita, semoga dalam keadaan sehat dan tetap semangat. Melanjutkan kejenjang sekolah yang lebih tinggi merupakan impian dari orang tua dan anak. Pemilihan sekolah yang tepat dapat mempengaruhi perkembangan minat pengetahuan dan kemampuan dimasa mendatang. Apakah TemanKita, dalam memilih sekolah hanya sebatas pada keinginan orang tua atau wali? Atau fasilitas yang ditawarkan oleh sekolah? Mungkin juga karena dekat dengan rumah? Apapun alasannya, ada cara sederhana dalam memilih sekolah yang baik dan akan memberikan pengaruh terhadap perkembangan TemanKita dimasa mendatang. Berikut cara sederhana dalam memilih sekolah yang baik.

Sikap Civitas Akademik

Sikap, prilaku dan sambutan yang diberikan oleh civitas akademik dapat menjadi perhatian utama bagi TemanKita dalam menentukan apakah sekolah tersebut siap secara sistem. Sederhana namun memiliki dampak yang besar dikemudian hari. Apabila TemanKita datang mencari informasi kesekolah tersebut disambut dengan ramah, santun dan sabar dapat dipastikan sistem yang terbangun disekolah tersebut sudah berjalan dan dikelola dengan baik dan profesional.

Apabila TemanKita datang mencari informasi disambut dengan sikap tidak ramah, acuh, dan informasi yang disampaikan tidak memuaskan, Itu artinya secara sistem dan kesiapan sekolah dan sumber dayanya masih berantakan dan tidak terkoordinasi dengan baik, dampak akan terasa saat proses belajar mengajar berlangsung. Jika gurunya tidak ramah pada TemanKita saat penyambutan tersebut, dapat dipastikan banyak guru yang tidak ramah, tidak sabar pada saat mengajar disekolah.

Komitmen Sekolah

Pendidikan akan sukses jika semua faktor pendukung saling bekerjasama, memiliki komitmen yang baik. Sehingga sekolah sebagai tempat yang dipercaya serta salah satu faktor yang ambil bagian dalam pembentukan pendidikan harus memiliki komitmen yang kuat, akan senantiasa mengajak orang tua atau wali sama-sama menyadari hal tersebut. Sehingga sekolah yang baik disaat pendaftaran, akan meminta komitmen pada orang tua, jika perlu dalam bentuk resmi di tanda tangani untuk mengajak orang tua bekerjasama dalam menyelesaikan masalah peserta didik secara tuntas hingga ke rumah, atau tanpa lebih banyak membahas syarat-syarat administrasi pendaftaran dan biaya-biaya yang harus di bayarkan.

Jika sekolah menanyakan dan menekankan lebih banyak pada administrasi Itu artinya sekolahnya lebih fokus pada administratif dan keungan daripada ke anak didiknya dan proses pendidikannya. Sekolah semacam ini biasanya terlihat mentereng dan keren tapi muridnya banyak mengalami masalah dan tertekan. Hal sederhana namun memiliki dampak luarbiasa untuk Temankita pikirkan.

Kepedulian Terhadap Kebersihan

Kebersihan menjadi hal sederhana namun sangat penting. Contoh sederhana yang dapat TemanKita nilai apakah sekolah tersebut baik adalah apakah banyak tukang jualan makanan yang tidak jelas di depan sekolah? atau memiliki kantin sendiri atau peserta didik malah di anjurkan membawa bekal dari rumah? Jika sekolah membiarkan banyak tukang jualan makanan dan anak dibolehkan membelinya berarti sekolah tersebut tidak peduli terhadap kesehatan peserta didik terutama pada makanan yang berpotensi mengandung racun atau bahan psiktropika.

Pergilah ke Toiletnya setelah lihat kelasnya ; apa bila toiletnya kotor dan bau; jelas bahwa sekolah tersebut tidak peduli pada kebersihan. Karena Toilet adalah ukuran kebersihan sekaligus barometer kepedulian dari pihak pengelola terhadap institusi yang dipimpinnya.

Sebagai tambahan TemanKita dapat mengunjungi ke kantin sekolah tersebut saat jam istirahat dan makan disana; perhatikan apa obrolan peserta didik di sekolah tersebut menggunakan kata yang halus dan sopan atau sebaliknya; dan bagaimana mereka bergaul disana apakah lebih banyak memuji atau mengejek atau malah mem-bully serta berkelompok-kelompok tidak membaur saat makan; jika anak membicarakan hal-hal negatif dan melakukan hal-hal negatif itu artinya lambat laun prilaku tersebut akan membentuk serta mempengaruhi dan akan tertular kepada TemanKita dan memungkinkan akan dibawa pulang kerumah. Artinya sekolah kurang peduli pada perkembangan akhlak peserta didik.

Dari paparan tersebut di atas minimal TemanKita dapat memilih sekolah yang baik dengan sudut pandang sederhana namun memiliki dampak yang besar dikemudian hari, tetap semangat belajar, raihlah cita-cita setinggi mungkin. Salam hangat.


kelaskita logo kecil Explore