Tips Cara Merawat Ikan Cupang

Tips Cara Merawat Ikan Cupang


Memelihara ikan hias, untuk sebagian orang dipercaya sebagai obat stres yang ampuh. Dan hobi ini belakangan makin digemari sejak pandemi mulai melanda, dan orang-orang lebih banyak di rumah.

 

Salah satu jenis ikan yang jadi pilihan adalah ikan cupang. Ikan ini dipilih karena memang bentuknya yang menawan dan warnanya yang cantik. Selain itu, perawatannya juga terbilang tidak terlalu sulit, karena kita tidak memerlukan filter ataupun gelembung udara di aquarium.

 

Meski begitu, ada beberapa hal-hal yang perlu diperhatikan jika ingin memelihara ikan cupang agar senantiasa sehat dan lincah. Apa saja itu? Simak di bawah ini.

 

1. Gunakan wadah yang tepat

 

Pastikan kita menggunakan wadah yang pas. Sebisa mungkin, jangan terlalu kecil karena akan menyebabkan ikan cupang menjadi sulit bergerak bahkan membuat sirip dan ekor ikan cupang menjadi rusak. Standar ukuran ideal kurang lebih berukuran 20x15x15 cm. Atau kalau menggunakan toples plastik, bisa menggunakan toples ukuran 2 liter atau 4 liter.

 

2. Gunakan air endapan

 

Memelihara ikan cupang sesungguhnya adalah merawat air. Karena kualitas air akan sangat menentukan dalam menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup dari ikan cupang itu sendiri. Untuk kenyamanan ikan, disarankan untuk menggunakan air yang sudah diendapkan/ endapkan semalaman. Hal ini bertujuan untuk menetralkan air dari berbagai zat kimia yang terkandung di dalamnya. Jika air di rumah mengandung terlalu banyak klorin, bisa juga ditambahkan obat anti klorin yang biasa dijual di toko ikan hias.

 

3. Rajin mengganti air

 

Masih mengenai air, sebaiknya kita mengganti air di wadah cupang sekali 3 hari, atau paling lama seminggu sekali. Hal ini penting, karena jika terlalu lama, amoniak yang berada di air sisa-sisa dari kotoran ikan bisa meracuni ikan kita. 

 

Jangan lupa, air yang kita gunakan untuk mengganti adalah air yang sudah diendapkan. Oh iya, memberikan sedikit garam ikan sebagai campuran air juga baik buat kesehatan ikan, agar terlindung dari jamur.

 

4. Berikan daun ketapang

 

Salah satu trik penghobi dan peternak cupang adalah dengan memberikan daun ketapang kering. Daun ketapang ini akan menstabilkan ph air dan membuat ikan merasa lebih nyaman. Salah satu kekurangan daun ketapang ini adalah membuat warna air menjadi kuning kecoklatan. 

 

5. Jemur sesekali di bawah sinar matahari

 

Menjemur ikan cupang di bawah sinar matahari pagi juga baik untuk dilakukan untuk membunuh bakteri dan jamur yang ada di dalam kulit maupun wadah ikan cupang. Kegiatan penjemuran ini juga dapat membuat ikan cupang menjadi lebih fresh dan terhindar dari stres. Waktu untuk menjemur ikan cupang yang baik ada di pukul 8 hingga 10 pagi, selama kurang lebih 15 menit. Tetapi, harus diperhatikan juga kalau ikan kita ternyata panik saat dijemur, segera kita pindahkan ke tempat yang lebih teduh. 

 

6. Perhatikan pakan

 

Memberikan makanan yang bergizi untuk ikan cupang kita penting dilakukan untuk merangsang pertumbuhan ikan cupang. Makanan yang bergizi akan berdampak pada pertumbuhan badan maupun ekor ikan cupang.

 

Ada beberapa jenis makanan favorit ikan cupang yang bergizi, seperti jentik nyamuk, kutu air, cacing sutra, cacing darah, dan yang lainnya. Jika sulit mendapatkan pakan hidup untuk ikan kesayangan, kita juga bis amemberinya pakan beku ataupun pelet. Pastikan kita memilih pelet yang baik dan bergizi tinggi.

 

Khusus untuk pelet atau makanan beku, kita harus memperhatikan porsi pemberian makanannya. Jangan memberikan pakan terlalu banyak. Karena sisa pakan yang tidak termakan akan bisa mengotori wadah ikan kita dan memicu timbulnya penyakit.

 

 

Itu dia beberapa tips yang bisa kita lakukan jika ingin merawat ikan cupang kesayangan kita agar tetap sehat dan lincah. Oh iya, idealnya, kita memiliki ikan cupang lebih dari satu ekor, agar ikan bisa saling diperlihatkan sehingga mereka akan mengeluarkan sifat agresifnya dan mengedokkan insang/ flaring. Namun, jika tidak memungkinkan, kita juga bisa menggunakan cermin untuk yang diarahkan ke ikan kesayangan kita untuk melatih mental ikan kita tersebut.

 

Selamat mencoba! (Erick)

Diskusi

(*) Berkomentarlah secara bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Kita mulai diskusi yuk! Berkomentar bebas tapi sopan ya