Tips Investasi untuk Pemula

Tips Investasi untuk Pemula


Di tengah pandemi COVID-19 yang belum pasti kapan berakhir, tentunya menimbulkan banyak kekhawatiran bagi setiap orang, baik yang ingin berusaha hingga berinvestasi. Lalu bagaimana caranya berinvestasi yang tepat di masa ketidakpastian ini?

 

Khusus untuk kelas menengah yang berpenghasilan sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP), sebaiknya bisa mulai berinvestasi setelah memiliki dana darurat yang mencukupi. Dana darurat ini paling sedikit 3 kali pengeluaran bulanan untuk kita yang masih single dan tidak punya tanggungan. Sementara apabila sudah berkeluarga, jumlah idealnya adalah 6 kali pengeluaran bulanan.

 

Setelah pos dana darurat ini terpenuhi, barulah kita bisa menyisihkan dana untuk berinvestasi. Rumusan sederhana yang banyak dipakai adalah formula 40-30-20-10. Di mana 40 persen untuk menunjang biaya hidup termasuk transportasi, biaya sekolah anak dan sebagainya, 30 persen dipakai untuk biaya cicilan rumah atau kendaraan yang juga bagian dari investasi. Kemudian 20 persen bisa digunakan untuk investasi, lalu 10 persen untuk tujuan sosial termasuk zakat, infaq, shodaqoh, dan untuk membantu saudara atau orang lain.

 

Jadi idealnya kurang lebih 20 persen dana yang bisa diinvestasikan. Nah 20 persen inilah yang kita posting ke dalam produk investasi. Untuk jenis investasinya, kita bisa mencoba reksadana, saham, emas, atau lainnya sesuai kemampuan kita. Usahakan kita memecah pos investasi kita tidak hanya di satu jenis.

 

Lantas, investasi apa yang bisa kita coba untuk permulaan?

 

1. Reksadana

 

Reksadana merupakan salah satu investasi yang cocok untuk pemula, karena investasi ini terbilang praktis dan minim risiko. Selain itu, nilai minimal untuk turut serta dalam investasi reksadana pun terbilang rendah, yaitu mulai dari Rp100.000.

 

Cara mendaftar investasi reksadana juga sangat mudah, mirip dengan membuka rekening di bank. Ada banyak jenis reksadana yang bisa diikuti, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, hingga pasar saham. 

 

Sebelum mulai investasi pastikan kita mempelajari seluk-beluk reksadana agar kita mengerti alur investasi yang akan kita jalani.

 

2. Saham

 

Investasi yang cocok untuk pemula berikutnya adalah investasi saham.

 

Dengan akses terhadap pasar saham yang semakin mudah, saat ini berinvestasi saham bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Saat ini ada banyak perusahaan sekuritas yang bisa diakses untuk mendaftar dan mulai berkontribusi terhadap pasar saham. Bahkan kita bisa melakukan semuanya online dari smartphone kita saja.

 

Keuntungan dari investasi saham ini bisa kita dapat melalui transaksi jual-beli saham dan juga dividen dari perusahaan yang sahamnya kita miliki.

 

3. Emas

 

Investasi emas bisa dibilang salah satu jenis investasi yang paling mudah untuk kita mulai. Kita bisa membeli emas Antam atau menabung emas di berbagai platform online yang bergerak di bidang investasi emas.

 

 

Nah, itu dia 3 jenis investasi yang cocok untuk pemula yang bisa kita pertimbangkan. Jangan lupa untuk mempelajari dahulu jenis-jenis investasi apa yang paling cocok untuk kita, baik dari segi resiko, modal, dan berbagai analisis teknikal yang dibutuhkan. Selamat berinvestasi! (Erick)

Diskusi

(*) Berkomentarlah secara bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Kita mulai diskusi yuk! Berkomentar bebas tapi sopan ya