Bagi sebagian orang, bermain video games sering dicap negatif dan merupakan hal yang dianggap membuang-buang waktu. 

 

Memang, bermain video games secara berlebihan bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan fisik maupun psikologis. Namun, tidak semua kebiasaan bermain video games ini memiliki dampak buruk pada seseorang. Pada beberapa kasus, hal ini bahkan bisa memberikan manfaat kesehatan pada seseorang.

 

Ya, pada jumlah yang tepat, bermain video games bisa memberi manfaat kesehatannya tersendiri. Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini ada sejumlah manfaat kesehatan yang bisa kamu peroleh dari bermain video games.

 

 

1. Meningkatkan kemampuan memori

 

Hasil studi The Journal of Neuroscience di tahun 2015 menunjukkan bahwa orang-orang yang bermain video games memiliki memori yang lebih kuat daripada yang tidak bermain apa-apa. Peneliti mengatakan bahwa game, terutama yang memiliki tampilan 3D bisa menstimulasi otak dengan baik.

 

 

2. Mengalihkan rasa sakit

 

Cara yang umum untuk mengalihkan diri dari rasa sakit adalah dengan mengalihkan perhatian ke hal lain. Salah satunya adalah melalui video games. Ketika sistem kognitif kita fokus pada permainan, tubuh tidak akan memperhatikan rangsangan lain, termasuk rasa sakit. Tidak hanya itu, bermain games bahkan dipercaya bisa menghasilkan respons analgesik atau penghilang rasa sakit pada korteks. 

 

 

3. Tetris bisa meredakan trauma

 

Menurut penelitian, game klasik yang satu ini ternyata bisa membantu mengatasi trauma. Hal ini dibuktikan oleh beberapa peneliti yang melakukan studi dengan meminta 37 pasien kecelakaan lalu lintas untuk bermain Tetris selama 20 menit, sedangkan 34 pasien lain tidak bermain. Hasil menunjukkan bahwa pasien yang bermain Tetris memiliki ingatan traumatis 62 persen lebih sedikit daripada yang tidak bermain. 

 

 

4. Membantu penderita disleksia

 

Disleksia adalah gangguan kesehatan di mana penderitanya akan mengalami kesulitan membaca karena kurangnya kemampuan untuk mengidentifikasi kata-kata yang diucapkan. Kesulitan untuk fokus dipercaya merupakan pangkal dari gangguan ini.

 

Namun, sebuah studi menunjukkan bahwa video games bisa membantu meningkatkan pemahaman membaca penderita disleksia. Ini karena permainan tersebut membutuhkan fokus yang intens sehingga melatih mereka untuk lebih konsentrasi.

 

 

5. Membantu melawan depresi

 

PopCap Games, developer Plants vs Zombies pernah melakukan survei formal kepada para pemainnya dan 77 persen pemain mengaku bahwa mereka mendapatkan manfaat emosional yang positif dari games yang mereka buat. 

 

East Carolina University coba menganalisa temuan ini, dan menjelaskan bahwa bermain game ini selama minimal 20 menit akan meningkatkan detak jantung pemain. Ini berkaitan dengan berkurangnya stres dan meningkatnya ketahanan tubuh. Sedangkan gelombang alfa frontal kiri otak yang menurun menunjukkan adanya peningkatan mood.

 

 

6. Meningkatkan kemampuan otak

 

Para peneliti dari Molecular Psychiatry pada 2014 lalu membuktikan bahwa bermain video game bisa meningkatkan ukuran beberapa wilayah otak. Di antaranya adalah bagian yang bertanggung jawab untuk orientasi spasial, pembentukan memori, perencanaan strategis, dan keterampilan motorik. 

 

 

7. Meningkatkan keseimbangan pada pasien multiple sclerosis

 

Multiple sclerosis adalah kelainan pada kondisi imun yang mempengaruhi sel saraf pusat, yaitu otak dan tulang belakang. Karena menyerang saraf, pasien sering kali mengalami masalah pada keseimbangannya.

 

Dilansir dari Mental Floss, sebuah studi menunjukkan adanya efek terapi dari video game pada pasien Multiple sclerosis. Mereka yang sering bermain game mengalami peningkatan pada keseimbangan. Ini karena permainan bisa membantu seseorang beraktivitas fisik.

 

 

Gimana, Teman Kelaskita tidak menyangka kan kalau ternyata video game juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan? Tapi tetap harus diingat, segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Termasuk bermain game. Jadi tetaplah bermain dengan bijak ya, Teman Kelaskita. (Erick)