Dalam menjalani puasa di bulan Ramadan ini, para penderita diabetes harus menjaga kestabilan gula darah agar tidak terjadi masalah kesehatan. Ini bukan berarti penderita diabetes tidak bisa melaksanakan ibadah puasa, namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut beberapa di antaranya:

 

 

1. Konsultasi dokter

 

Sebelum berpuasa, sebaiknya penderita diabetes memeriksakan kondisi kesehatannya secara menyeluruh. Penderita diabetes memerlukan persetujuan dokter sebelum melakukan puasa. Dengan begini dokter juga bisa memantau dan menyesuaikan konsumsi obat yang harus diminum selama berpuasa. Jangan menyesuaikan obat sendiri karena akan berbahaya bagi kondisi kesehatan.

 

 

2. Sahur dan berbuka dengan makanan sehat

 

Bagi penderita diabetes, jangan sampai melewatkan makan sahur dan jangan menunda makan saat berbuka. Makan sahur menjadi waktu terbaik untuk mendapatkan makanan yang seimbang agar gula darah juga seimbang sepanjang hari. Pilih makanan yang sehat dengan Indeks Glikemik rendah, sehingga akan bisa menjaga kestabilan gula darah untuk sehari penuh.

 

 

3. Minum air putih yang cukup

 

Memenuhi cairan sangat dianjurkan untuk semua orang menjalankan ibadah puasa. Sedikitnya minumlah 8 gelas air sehari. Tentunya, untuk penderita diabetes dianjurkan untuk tidak mengonsumsi minuman-minuman yang cenderung manis. 

 

 

4. Cek kadar gula darah

 

Penderita diabetes harus rajin mengecek kadar gula darah untuk mewaspadai terjadinya lonjakan naik atau menurunnya gula darah secara drastis. Jika kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan, hentikan puasa dan segera konsultasikan jika gejala semakin memburuk.

 

 

Itu dia 4 tips yang bisa dilakukan oleh penderita diabetes saat menjalani ibadah puasa. Semoga dilancarkan dan diterima ibadahnya ya! (Erick)